Poliklitik
Now Reading:

Penjara Mewah Napi Narkoba

Penjara Mewah Napi Narkoba

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) mesti berbenah dan mengevaluasi sistem di lembaga pemasyarakatan (lapas) yang masih diterapkan saat ini. Hal itu disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso ketika mengomentari temuan masih adanya keberadaan sel tahanan napi narkoba yang mewah, bahkan dilengkapi fasilitas yang tidak lazim. Temuan terbaru didapatkan penyidik BNN pada 31 Mei 2017. Saat penggeledahan sel tahanan anak buah Freddy Budiman, yakni Haryanto Chandra alias Gombak di Lapas Klas IA Cipinang, Jakarta Timur, yang bersangkutan ternyata mampu bertransaksi narkoba dengan pihak luar, bahkan mengonsumsi sendiri (liputan6.com, 13/6).

Kalian tahu gak sih kalau jumlah tahanan dan napi di seluruh Indonesia per Juni 2017 ada 223,538 orang. Jumlah itu tidak sebanding dengan kapasitas penjara yang hanya dapat menampung 122,114, sehingga banyak Rutan atau LP yang over kapasitas. Bisa dibayangin kalau ada satu atau dua orang yang dikasih ruangan “istimewa” di dalam penjara, gimana gak gondok… @ngomikmaksa

Share This Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Input your search keywords and press Enter.