Poliklitik
Now Reading:

Pasang Badan

Pasang Badan

Komisi II DPR RI, dalam agenda rapat dengar pendapat, Rabu kemarin (22/2) mengkritisi kebijakan yang diambil Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo terkait pengaktifan kembali Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta. Komisi II menganggap, Tjahjo pasang badan untuk melindungi Ahok. Anggota Komisi II DPR Yandri Susanto menyebut, pengaktifan kembali Ahok sudah janggal sejak serah terima jabatan (sertijab) dari Plt Gubernur, 11 Februari. Sebab, itu dilakukan ketika masa kampanye Pilkada DKI belum berakhir. Seperti diketahui, masa kampanye baru berakhir keesokan harinya, 12 Februari. Sementara itu, Thahjo membantah jika dianggap membela Ahok. Dia mengaku hanya membela presiden dan siap bertanggungjawab. “Diberhentikan pun siap,” kata dia. (Jawa Pos, 23 Februari 2017). Hmmm…yang penting gak bau badan ya…

Share This Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Input your search keywords and press Enter.