Poliklitik
Now Reading:

Mati Yang Tertunda

Mati Yang Tertunda
Ada yang lagi gemes nih sama kelakuan bandar narkoba. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Budi Waseso menyindir proses penegakan hukum terhadap terpidana mati di Indonesia. Mulanya, ia berkata, sindikat yang bermain dalam peredaran sabu dan ekstasi ini dikontrol oleh seorang terpidana mati di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara bernama Togiman alias Toge. Kemudian, Buwas kesal karena Toge tak kunjung dieksekusi oleh regu tembak, padahal sudah divonis mati sebanyak dua kali. “Kalau ini lagi dihukum mati ketiga, ini hebatnya Indonesia, hukuman mati tapi orangnya tidak mati-mati,” kata Buwas. (CNN Indonesia, 08/02/2018). Ada yang bilang memang masalah jodoh, kematian dan ban motor bocor itu adalah kehendak Tuhan, manusia hanya bisa berencana tapi Tuhan yang menentukan. Jadi, walaupun seseorang sudah divonis mati, kalau Tuhan pengen itu orang umurnya panjang, manusia bisa apa? Ya manusia bisanya ngakalin lah. Awas luh ngakalin mulu, kena azab perut lu isinya semen coran mau? @ngomikmaksa
Share This Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Input your search keywords and press Enter.