Poliklitik
Now Reading:

Kode Mabuk

Kode Mabuk

Gua kira bocah gang doang yang belanja tokipan pake kode, ternyata. Muhammad Nur alias Ahmad menyebut Irvanto Hendra Pambudi Cahyo (keponakan Setya Novanto) menyebut uang untuk ‘Senayan’ berkode merah, kuning, dan biru. Namun kemudian, menurut Ahmad, kode itu berubah.”Malam hari saya kirim ke Pak Irvanto bilang buat Senayan dan beliau bilang ada kode merah, kuning, dan biru diganti nama minuman,” ucap Ahmad ketika bersaksi dalam sidang lanjutan perkara korupsi proyek e-KTP dengan terdakwa Novanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (12/3/2018). “Saya ingat namanya McGuire, Black Label, Chivas Regal (kode untuk mengganti merah, biru, dan kuning). McGuire (merah), Vodka (biru), Chivas Regal (kuning) dan Black Label lupa,” ujar Ahmad (Detik.com, 12/03/2018). Lagian kodenya sok-sokan bule sih, jadi ketauan. Coba pake kode dengan nuansa kearifan lokal, kaya ‘intigopek (intisari golia geprek)’ atau ‘tomi buas (topi miring buapita pake es)’ mungkin lebih aman, karena lebih akrab ditelinga akamsi. @coepanggoceng

Share This Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Input your search keywords and press Enter.