Poliklitik
Now Reading:

Jadi Oposisi

Jadi Oposisi

Namanya juga politik, setiap saat bisa berubah. Seperti yang terjadi pada Partai Nasdem.

Meski menjadi salah satu partai pengusung Jokowi, bahkan sejak Pilpres 2014, Nasdem membuka peluang untuk menjadi oposisi.
Setidaknya, ada dua hal yang menjadi pemicunya. Yang pertama adalah soal ‘jatah’ menteri. Besar kemungkinan tak akan ada nama wakil Nasdem di kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin.
Kedua, soal pernyataan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh. Dia menyebut bahwa kondisi perpolitikan tak akan sehat ketika hampir semua partai berada di pemerintahan.
Seperti diketahui, bergabungnya Gerindra membawa perubahan besar pada peta perpolitikan. Padahal, Gerindra selama ini menjadi oposisi bagi pemerintahan Jokowi.
Paloh tak ingin pemerintah jadi otoriter karena rendahnya kontrol dari oposisi.
Share This Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Input your search keywords and press Enter.