Poliklitik
Now Reading:

Wira Ananta Rudira

Wira Ananta Rudira

Peristiwa yang menimpa KRI Nanggala-402 di utara laut Bali seolah membuka mata kita. Bahwa, betapa berisikonya bertugas sebagai kru kapal selam.

Apalagi, ketika bertugas di kapal selam yang usianya sudah senja. Seperti diketahui, KRI Nanggala-402 dinyatakan subsunk (tenggelam) setelah ditemukannya sejumlah bukti kuat. Mulai dari serpihan kapal, sampai barang-barang milik kru kapal.

Tenggelam, gugur dalam tugas, barangkali sudah menjadi sebuah risiko yang disadari oleh setiap kru kapal selam.

Apalagi, korps kapal selam punya motto sendiri: Wira Ananta Rudira. Artinya tabah sampai akhir. Motto ini kali pertama diusulkan oleh Laksma TNI (Purn) R P Poernomo kala bertugas sebagai Komandan Sekolah Kapal Selam pada 1959 lalu.

Tabah Sampai Akhir wajib dimiliki oleh setiap kru kapal selam.

Dan bila dijabarkan, Tabah Sampai Akhir bermakna seperti ini:

Tidak akan takut karena berani,
Tidak akan menyerah karena ulet,
Tidak akan terburu-buru karena sabar,
Tidak akan kehilangan karena tenang,
Tidak akan mundur karena teguh.

Share This Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Input your search keywords and press Enter.