Poliklitik
Now Reading:

Menolak dan Tidak Percaya

Menolak dan Tidak Percaya

Yang satu sudah pasti ditolak katanya, eits tapi satu lagi jangan kepedean juga, wong pernah dapet kesempatan, tetap gak ada buktinya juga toh. Keluarga korban pelanggaran HAM 1998 sudah menyatakan sikapnya untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Dengan tegas, mereka menyatakan penolakannya terhadap capres nomor urut dua, Prabowo Subianto. Mereka menilai bahwa Prabowo bertanggungjawab atas serangkaian pelanggaran HAM yang terjadi pada rentang 1997-1998. Lalu, apakah ini artinya mereka bakal mendukung Joko Widodo. Mungkin, mereka akan memberikan dukungan pada Jokowi. Tapi keluarga korban juga pesimis bahwa ketika Jokowi nanti terpilih, kasus pelanggaran HAM 1998 itu bisa tuntas. Sebab, dalam periode yang lalu saja, penuntasan kasus itu masih belum jelas.

Share This Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Input your search keywords and press Enter.