Poliklitik
Now Reading:

Bulu Tangkis

Bulu Tangkis

Tim Bulu Tangkis Indonesia dipaksa mundur dari turnamen All England Open 2021. Ini setelah rombongan tim Indonesia berada satu pesawat dengan orang yang belakangan terkonfirmasi positif Covid-19.

Seperti diketahui, rombongan tim Indonesia bertolak dari Istanbul Turki ke Birmingham City, menggunakan besawat Turkish Airlines, Jumat malam (12/3). Setibanya di Birmingham, seluruh penumpang harus dites swab.

Hasilnya, seluruh anggota tim Bulu Tangkis Indonesia negatif Covid-19. Tapi ada satu penumpang yang ternyata positif.

Sesuai regulasi Pemerintah Inggris, bila ada satu orang yang positif Covid-19, maka penumpang lainnya wajib menjalani isolasi selama 10 hari. Termasuk seluruh pemain dan ofisial tim bulu tangkis Indonesia.

Isolasi dilakukan di Crowne Plaza Birmingham City Centre hingga 23 Maret mendatang.

“Semua pemain Indonesia tidak akan dapat bertanding di putaran turnamen saat ini atau selanjutnya dan oleh karena itu telah ditarik dari ajang All England Open 2021,”

Seperti itulah bunyi keterangan resmi dari BWF (Badminton World Federation), melalui situs resmi mereka.

Adapun, All England mulai bergulir Rabu (17/3) dan akan berakhir Minggu (21/3).

Keputusan BWF ini membuat PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia) meradang. Ketua PBSI Agung Firmansyah menyebut ini adalah upaya untuk menjegal Indonesia agar tidak bisa juara. Sebagai salah satu unggulan, peluang Indonesia untuk merebut juara memang terbuka lebar.

Di sektor ganda campuran misalnya, ada Praveen Jordan/Melati Daeva yang berstatus juara bertahan.

 

 

Share This Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Input your search keywords and press Enter.