Sejarah Purwojati (Bagian 2)


Perjalanan panjang Kyai Sutamenggala dan Kyai Candramenggala membuat mereka letih. Kemudian mereka istirahat dengan membuat gubuk di suatu bukit.  Untuk mendapatkan api, mereka  menggosokkan dua bilah bambu kering hingga mengeluarkan api. Dimana dalam bahasa Jawa, hal ini disebut dengan ngagar. Kemudian mereka berpesan, bahwa dikemudian hari tempat itu akan diberi nama Pengagaran. Kini  bukit itu dikenal menjadi tempat pemakaman umum dengan nama Astana Pengagaran….Bersambung.

 

Arahan
KRT Purwobudhoyo
yayasan Seni Jawa Bale Penisihan
Purwojati – Banyumas

 

 

Sejarah Purwojati (Bagian 2)

log in

Captcha!

reset password

Back to
log in

slot gacor

slot gacor

slot88

slot gacor

slot777

slot 1000

slot 1000

slot gacor

slot demo

slot88

slot88

link gacor

toto

slot1000

slot777

slot 1000

slot gacor

slot88