Poliklitik
Now Reading:

Poros Picu Konflik

Poros Picu Konflik

Masih urusan Poros. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Sekretariat Bersama Indonesia Muhammad Idrus mewacanakan dikotomi Poros Mekah dan Poros Beijing dalam menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Hal itu, disebutkan Idrus merupakan perbincangan antara dirinya dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) yang sudah lebih dari setahun ‘terasingkan’ dari Indonesia. Idrus mengaku bertemu Rizieq di Mekah, Arab Saudi, pada 16 Juni 2018 atau 2 Syawal 1439 Hijriah.

Poros Mekah yang dimaksudkan Idrus adalah poros keumatan yang dihuni Gerindra, PKS, dan PAN. Sementara poros Beijing dikaitkan ke pemerintah dan partai pendukungnya yang dianggap dekat dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping dan proyek besarnya, One Belt One Road(OBOR).

Pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Wawan Masudi berpendapat dikotomi Poros Mekah dan Poros Beijing merupakan usaha pihak tertentu memicu permasalahan jelang Pilpres 2019.

“Melihat seperti itu memang ada upaya-upaya membangun konflik terbuka antara satu dengan yang lain. Sangat buruk bagi masa depan politik Indonesia,” ujar Wawan saat dihubungi CNNIndonesia.com, Minggu (17/6). Duh belum apa-apa udah nambah lagi wacana poros-porosan, bikin makin pusing aja. @ngomikmaksa

Share This Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Input your search keywords and press Enter.