Poliklitik
Now Reading:

Cebong dan Kampret

Cebong dan Kampret

Tuh, udahan dong. Gubernur NTB TGH Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) tak ingin ada lagi panggilan kecebong dan kampret di tengah masyarakat. Dia meminta masyarakat saling menghargai.

“Sesama manusia saling menghargai. Menurut saya, itu (cebong dan kampret) bagian-bagian yang harus dihilangkan dari ruang publik,” kata TGB kepada wartawan di lingkungan Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (Detik.com, 08/07/2018). Gak pada bosen apa? Makanya mulailah cari sebutan lain. Heu. @coepanggoceng

Share This Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Input your search keywords and press Enter.