Poliklitik
Now Reading:

Prostitusi Alternatif Untuk Semua

Prostitusi Alternatif Untuk Semua

Biar pada ga kecewa, kita kasih tau dulu kalo tulisan ini ga ada hubungannya dengan kolom “Begini Cara Polisi Membongkar Prostitusi Online di Sintang” besutan Tribun (16/1/2018). Tapi kita cuma mau ngasih cerita alternatif untuk anda, penikmat kopi hitam dan poliklitik.

Badrun, seorang bocah tua yang bekerja sebagai pegawai honorer dengan gaji lumayan di dinas kehutanan. Sehari-harinya ia hidup di pedalaman hutan untuk mengawasi daerah sekitar. Layaknya pria normal Badrun mendambakan seorang wanita untuk dipake dikala dingin. Jahatnya, teman-teman di kota sering kali mengirimkan video syur melalui bee talk dan watsap, sehingga paket data yang diberikan oleh atasannya untuk membuat laporan habis cuma untuk syahwatnya yang merindukan pelukan. Hingga suatu saat, seorang teman bernama Papi yang berbaik hati menawarkan jasa lonte yang bisa dikirim dengan imbalan 700 ribu. “Tuhan ternyata mendengar doa-ku” dalam hati Badrun berkata. Mulai hari itu dan seterusnya, Badrun selalu menggunakan jasa prostitusi online milik Papi untuk menghangatkan malam-malamnya yang dingin di pelosok hutan milik negara tersebut. @cupanggoceng

Share This Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Input your search keywords and press Enter.